Di balik Proses Pemblokiran Kartu SIM Oleh Kemkominfo

0
83
views
Di balik Proses Pemblokiran Kartu SIM Oleh Kemkominfo

Di balik proses pemblokiran kartu sim oleh Kemkominfo ternyata bertujuan baik. Akan tetapi memang masih banyak penduduk yang belum melakukan registrasi kartu sim. Sejak tahun 2017 lalu, kemkominfo telah menyosialisasikan bahwa tiap penduduk yang memiliki handphone harus melakukan registrasi sesuai dengan nama, nomor induk kependudukan dan nomor kk. Hal ini dilakukan untuk lebih memproteksi bangsa dari ancaman terorisme dan penyelundupan barang haram seperti narkoba.

Proses pemblokiran kartu sim oleh kemkominfo tidak serta merta langsung dilakukan. Pertama diawali dengan sosialisasi melalui media sosial, melalui sms, maupun sosialisasi langsung. Sosialisasi juga dilakukan melalui akun medsos kementrian yang lain. Proses registrasi bisa dimulai dari 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018. Jika setelah 28 Februari tidak melakukan registrasi, maka akan diberikan tambahan waktu 30 hari. Setalah 30 hari tersebut akan dilakukan blokir bertahap. Pertama kemkominfo akan memblokir panggilan telepon dan sms keluar selama 15 hari. Kemudian jika selama 15 hari tidak melakukan registrasi, maka internetnya juga akan di blokir. Selama dalam masa pemblokiran bertahap, pengguna masih bisa melakukan registrasi baik melalui sms maupun weblink masing-masing operator.

Penjelasan tahapan pemblokiran adalah sebagai berikut :

  • Blokir panggilan keluar dan SMS

Pada tahap awal, apabila pengguna tidak meregistrasi ulang,  konsekuensinya adalah tidak bisa melakukan panggilan keluar dan mengirimkan pesan singkat (SMS). Jangka waktu yang ditetapkan yakni selama 30 hari.

  • Blokir panggilan masuk dan SMS

Jika sudah memasuki 30 hari, maka panggilan dan penerimaan SMS anda akan diblokir. Namun, kartu SIM masih bisa digunakan untuk mengakses internet. Maka segeralah melakukan registrasi ulang.

  • Blokir total Setelah 15 hari

Jika pelanggan belum juga melakukan registrasi, pemerintah akan memblokir kartu SIM seluruhnya sehingga tidak bisa digunakan. Masing-masing paling lama 30 hari. Akan tetapi jika 15 hari akan menerima peringatan kedua berupa nomor tak bisa ditelepon yang berarti nomor anda akan diblokir selamanya.

Baca Juga Gan ! :  Sejarah Perkembangan Komputer Dari Generasi Awal Sampai Sekarang

Proses pemblokiran kartu sim tidak akan terjadi apabila pengguna meregistrasi kartunya. Cara registrasi dappat dilakukan secara mandiri hanya bermodal nama, nomor induk kependudukan pada ktp dan nomor kartu keluarga. Opsi kedua apabila tidak bisa melakukan secara mandiri dapat meminta bantuan ke operator sesuai kartunya yang tersedia di gerai masing-masing. Beberapa kendala yang mengakibatkan gagalnya registrasi selain karena cara format registrasi yang salah yaitu karena database kependudukan pengguna belum masuk di pusat. Langkah yang diambil sebaiknya segera menuju ke Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil (dispendukcapil) untuk membuat pengaduan dengan membawa bukti ktp, akte dan kk. Dispenduk capil akan memproses database pengguna. Setelah database kependudukan selesai, maka lakukanlah registrasi ulang sesuai dengan nama, nik dan kk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here