Home Info Menarik Provider dengan Internet Tercepat dan Terbaik di Indonesia ?

Provider dengan Internet Tercepat dan Terbaik di Indonesia ?

19
0

Kebutuhan internet saat ini menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam beraktivitas,dengan adanya internet aktivitas kita sehari-hari semakin dipermudah. hal ini karena memang segalanya kini berhubungan dengan internet. Bukan hanya untuk hiburan saja, internet juga kini bisa digunakan menjadi salah satu media pembelajaran digital, pekerjaan dan banyak hal lainnya. Dengan kebutuhan yang semakin kompleks dan internet mempermudah semua hal itu, maka internet menjadi salah satu kebutuhan manusia.

dikutip dari OpenSignal.com Jangkauan jaringan LTE di Indonesia yang mengesankan masih terus tumbuh selama enam bulan terakhir. Empat dari lima operator Indonesia menunjukkan peningkatan dalam metrik ketersediaan 4G. Salah satunya ialah Telkomsel yang menunjukkan skor ketersediaannya tetap sedikit di bawah 70%.

Telkomsel memimpin dalam pengunggahan dan pengunduhan 4G

Telkomsel memenangkan penghargaan kecepatan pengunduhan dan pengunggahan 4G OpenSignal, rata-rata 12,9 Mbps dan 7,3 Mbps untuk masing-masing kategori. Meski begitu, dalam pengunduhan 4G, Smartfren telah melakukan lonjakan besar sejak laporan terakhir kami. Kecepatan rata-rata LTE operator ini meningkat 44% menjadi 9,8 Mbps dalam pengukuran kami, melonjak melewati XL ke urutan dua.

Telkomsel mendominasi lima dari tujuh kategori penghargaan

Kinerja Smartfren memang semakin mantap, tetapi Telkomsel masih menjadi operator terkemuka di semua metrik opensignal. Telkomsel tidak hanya menyabet tiga dari empat penghargaan kecepatan, tetapi juga memonopoli penghargaan latensi kami.

Tabel Penghargaan dari OpenSignal:

 

Peringkat Kecepatan Download 4G :

dari gambar di atas menunjukan bahwa Telkomsel memimpin peringkat teratas yakni 12 Mbps dan disusul peringkat kedua yaitu Smartfren 9 Mbps,peringkat ke tiga XL 8 Mbps,peringkat ke empat Indosat 4,8 Mbps dan terakhir Tri 4,5 Mbps.

Peringkat Kecepatan Download 3G :

dari gambar diatas lagi-lagi telkomsel memimpin,karena smartfren tidak ada di jaringan 3G GSM sehingga pada metrik ini tidak ditampilkan, dan posisi ke dua di isi oleh XL yaitu 2.9 Mbps dan posisi ke tiga yaitu Tri dengan kecepatan 2,8 Mbps dan terakhir yakni Indosat 1,5 Mbps.

Metrik ini menunjukkan kecepatan pengunduhan rata-rata yang dialami oleh pengguna internet di seluruh jaringan 3G dan 4G dari operator. Kecepatan keseluruhan bukan hanya tergantung pada kecepatan 3G dan LTE, namun juga ketersediaan dari masing-masing jaringan. Operator dengan ketersediaan LTE yang lebih rendah cenderung memiliki kecepatan keseluruhan yang lebih rendah karena pelanggan mereka menghabiskan lebih banyak waktu terhubung ke jaringan 3G yang lebih lambat.

Latency 4G di Indonesia

Latency 3G di Indonesia

Latency, yang diukur dalam milidetik, adalah penundaan pengantaran data dikarenakan proses perjalanannya melalui jaringan. Nilai yang lebih rendah dari metrik ini menunjukkan jaringan yang lebih responsif.

Ketersediaan 4G di Indonesia

Metrik ini menunjukkan proporsi waktu tersedianya koneksi LTE bagi pengguna di setiap jaringan operator. Metrik ini mengukur seberapa sering pengguna dapat mengakses jaringan 4G, dan bukan ukuran cakupan geografis atau populasi.

Satu-satunya operator yang tidak mengalami peningkatan jangkauan LTE adalah Telkomsel, dengan ketersediaan 4G-nya masih bertahan di bawah 70%. Akibatnya, Telkomsel menduduki urutan terakhir dalam peringkat ketersediaan 4G. Meski kinerja operator ini kurang baik dalam hal ketersediaan, namun unggul di kategori-kategori OpenSignal lainnya.

Persaingan ketat dalam kecepatan keseluruhan di jalanan dan gedung-gedung di kota-kota besar di Indonesia mungkin menjadi suatu indikasi dari pertempuran yang lebih besar berikutnya – pertempuran yang akan dihadapi oleh kedua operator ini. Telkomsel adalah raksasa global dengan jumlah pelanggan yang sangat besar,melampaui jumlah penduduk di sebagian besar negara. Smartfren adalah penantang kecil di kelompok ini, dengan jumlah pengguna dan kemampuan finansial yang jauh lebih kecil dibandingkan Telkomsel, namun memfokuskan sumber dayanya pada layanan 4G dengan cara yang besar. Tanpa jaringan 2G atau 3G sebagai pendukung, Smartfren menentukan hidup dan matinya dengan jaringan LTE miliknya. Sejauh ini, layanan LTE tidak mengecewakan dan malah terus meningkat.

Sumber: OpenSignal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here